Mengenal 2 Jenis Perahu dan Cara Duduk yang Tepat Saat Rafting

Arung jeram atau rafting Bandung adalah salah satu jenis olahraga air yang cukup ekstrim, yang mana merupakan kegiatan yang bisa menantang dan memacu adrenalin Anda. Biasanya rafting ini akan dilakukan di sungai yang memiliki arus yang cukup deras, yang mana dalam 1 tim terdiri dari beberapa orang dengan dilengkapi berbagai peralatan atau perlengkapan yang memadai yang pastinya sudah bersetandar keamanan.

Seperti yang kita ketahui, bahwa banyak sekali jenis perlengkapan yang biasanya digunakan untuk melakukan kegiatan rafting Bandung, diantaranya adalah dayung, helm, jaket pelampung, body protector, perahu dan beberapa perlengkapan lainnya yang bisa mendukung kegiatan rafting ini.

Nah, dikesempatan ini kami akan membahas salah satu peralatan utama yang dibutuhkan untuk melakukan rafting, yaitu perahu, dimana perahu yang digunakan untuk rafting terbagi menjadi dua. rafting pangalengan ulasan lebih lanjut, yuk kita simak sama-sama di bawah ini.

Jenis Perahu Rafting Bandung

Berikut ada 2 jenis perahu yang biasanya digunakan untuk melakukan kegiatan rafting, diantaranya daalah sebagai berikut:

1. Perahu Karet

Perahi rafting Landing Craft Rubber atau disingkat dengan LCR yaitu salah satu jenis perahu karet yang biasanya digunakan untuk melakukan kegiatan rafting. Perahu ini biasanya terbuat dari bahan yang memiliki kualitas dan juga desain yang sangat luar biasa. Perahu ini nyatanya tidak banyak digunakan di Indonesia, dan banyak di gunakan di beberapa negara seperti Amerika dan Eropa. Mengapa? Karena karakter sungai yang ada di negara-negara tersebut memiliki arus yang sangat deras, dengan begitu perahu yang dibutuhkan juga harus memiliki kualitas yang sangat baik dan kuat.

2. Perahu Oval

Perahu oval ini umumnya dibuat khusus untuk kegiatan rafting, yang mana digunakan pula di Indonesia. Mengapa disebut dengan perahu oval? Karena desain dari perahu ini berbentukkan oval yang mana ditambahkan dengan desain khusus, yaitu berada di bagian haluan serta bagian belakang perahu yang memiliki bentuk sedikit mencuat.

Untuk perahu oval sendiri nyatanya terbagi juga menjadi dua bagian yaitu:

* Perahu non self bailing: Perahu ini tidak memiliki lubang di bagian lantai perahu yang mana bertujuan untuk mengurangi air yang masuk ke dalam perahu, sehingga ketika Anda menggunakan perahu jenis ini, Anda akan membutuhkan ember untuk mengeluarkan air yang masuk ke dalam perahu

* Self Bailing: Berbeda dengan jenis perahu nons self bailing, dimana jenis self bailing memiliki lubang di bagian lantai perahu, yang man asudah jelas fungsinya untuk mengeluarkan air yang masuk ke dalam perahu. Dengan begitu, secara otomatis air akan terkuras keluar tanpa harus Anda menggunakan ember untuk menguras air yang masuk. Selain untuk menguras air, lubang ini juga memiliki fungsi lainnya, yaitu berfungsi sebagai pegangan ketika Anda terjatuh dan harus menaiki kembali perahu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *